Banyak sekali buah-buahan di hutan Kalimantan. Buah-buah itu terlihat mirip buah-buah di tempat lain. Namun, sebetulnya rasa dan bentuknya berbeda. Yuk, lihat dari dekat bersama Asi! – Makanan dan alam suatu daerah bisa menjadi pintu masuk pertukaran budaya. Kami belajar buah-buahan baru dari buku ini dan membayangkan bagaimana cara konsumsi buah yang berbeda dan perbedaan rasa buah yan…
Di ladang singkong, aku melihat anak-anak bermain. Ada apa di rambut mereka? Oh, aku tahu. Aku juga bisa. – Yang tadinya pergi ke kebon singkong untuk membantu Mama memanen singkong, gadis kecil karakter utama kita ini justru menemukan keseruan lain: dengan menggunakan batang singkong di rambutnya. Kamu tahu tidak caranya bagaimana?
Banyak binatang di hutan lindung Pura Sajau. Arai dan Adik menghitungnya. Ada berapa ya? – Membaca Ke Hutan Lindung menyenangkan sekali. Arai dan Adik mengajak kami berkenalan dengan binatang (mata yang awas akan melihat mereka yang besar dan yang kecil tersembunyi), melihat alam lebih dekat, dan bermain hitung sambil melakukannya. Cerita yang sederhana dan penuh arti, dengan ilustrasi…
Aji suka perkedel ikan bubuk. Dia dan Kak Dayang pergi menangkap ikan di sungai. Apakah mereka berhasil mendapatkan ikan bubuk? – Untuk mendapatkan perkedel ikan bubuk kesukaannya, Aji harus ikut menangkap ikan bubuk di Sungai Sesayap. Tapi ikan tidak bisa ditangkap begitu saja, sungai yang mereka datangi ternyata memiliki tantangan sendiri, belum lagi menyiapkan proses memasaknya. Wah,…
Icum mengejar bola sampai ke hutan. Di sana, dia menemukan buah misterius. Buah apakah itu?
Aku bisa bicara tanpa membentak Aku Boleh menangis terisak-isak Tapi aku tdak boleh menjambak Apalagi menyakti adik dan kakak
i tengah hutan, Rimba si harimau kecil mengaum sendirian. Monyet, gajah, dan rusa bermain bersama keluarga mereka. Rimba pun bertekad mencari keluarganya. Ia menelusuri hutan, sungai, dan bukit. Akankah usaha Rimba berhasil?
Raja dan teman-teman sekolahnya piknik mengunjungi penangkaran penyu. Dia membawa banyak sekali makanan ringan. Tapi sayang, Raja membuang bungkusnya sembarangan. Tiba-tiba, tubuh Raja dipenuhi sampah. Apa yang terjadi dengan Raja?
Di Mana Air? Harum dan Teras menunggu-nunggu pohon jeruk siam kesayangan yang tak kunjung berbuah. Rupanya, pohon jeruk kekurangan air di musim kemarau panjang ini. Lantas, bagaimana cara Harum dan Teras mendapatkan air? Bisakah pohon jeruknya kembali berbuah?
Hanya satu keinginan Dek Gam, mencicipi kopi ajaib Ayah. Bagaimana dia dapat mencicipinya tanpa sepengetahuan Mak? Hore, Mak sedang berada di luar. Saatnya mencicipi kopi. Tapi… Dek Gam menumpahkan kopinya. Aduh…