Rimba Baca Library

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Key Witness

Text

Key Witness

Metta Dharmasaputra, Et.al. - Personal Name;

Vincent adalah mantan Group Financial Controller dari belasan perusahaan perkebunan kelapa sawit di bawah Asian Agri Group milik Sukanto Tanoto, orang terkaya di Indonesia. Asian Agri adalah salah satu perusahaan induk dalam Royal Golden Eagle (sebelumnya dikenal sebagai Raja Garuda Mas), yang mengoperasikan perkebunan kelapa sawit, kakao dan karet—salah satu perusahaan terbesar di dunia.

Kelompok usaha Sukanto adalah konglomerat global. Di bawah payung RGE, ia memiliki total aset lebih dari US$12 miliar, dan setidaknya 50.000 karyawan, dengan kantor di Singapura, Hong Kong, Jakarta, Beijing, dan Nanjing. Sukanto juga memiliki operasi di Cina, Indonesia, Finlandia, Filipina, dan Brasil.

Dari persembunyiannya di Singapura, Vincent mengungkapkan, total pajak yang dihindarkan 14 perusahaan perkebunan sawit di bawah payung Asian Agri atau telah mengalami kerugian negara mencapai Rp1,3 triliun (sekitar US$115 juta), menjadikannya sebagai skandal pajak terbesar dalam sejarah Indonesia. Penggelapan pajak ini dilakukan selama 2002-2005.

Tiga modus operandi penghindaran pajak yang digunakan Asian Agri yaitu menciptakan biaya fiktif, manipulasi harga melalui skema transfer pricing, dan transaksi lindung nilai fiktif. Manipulasi ini kemudian disalurkan melalui sejumlah perusahaan asing yang juga dimiliki oleh Sukanto, di tempat-tempat seperti Singapura, Hong Kong, Mauritius, Macao, dan British Virgin Islands.

Vincent membocorkan informasi rahasia ini kepada Metta setelah pengasingannya di Singapura, setelah terungkap pencurian dana dari perusahaan sebesar US$3,1 juta. Ia sempat berpikir untuk bunuh diri, namun akhirnya dibujuk untuk kembali ke Jakarta dalam operasi intelijen yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Asian Agri telah membayar seluruh denda kepada negara sebesar Rp 2,5 triliun pada 2-14 Oktober. Selain itu, Asian Agri juga wajib membayar tunggakan pajak—termasuk dendanya—ke Direktorat Jenderal Pajak sebesar Rp2 triliun, namun masih menunggu hingga proses banding di Pengadilan Pajak diputuskan.


Availability
9786021410585920 MET kMy Library (Lantai 2)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
920 MET k
Publisher
Indonesia : Tempo., 2014
Collation
450 pages
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
9786021410585
Classification
920
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
English, 2014
Subject(s)
86.00 law: general
Asian Agri Group
Asian Agri Group Trials, litigation, etc
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Rimba Baca Library
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

Berawal dari mimpi sederhana kami untuk menciptakan ruang yang nyaman untuk anak-anak dan keluarga membaca dan menghabiskan waktu bersama. Rimba Baca berharap dapat selalu menjadi bagian dari kenangan masa kecil bahagia bagi seluruh anggota dan pengunjung Rimba Baca

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2025 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search